November 28, 2022

Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand dalam kunjungan ke Amerika Serikat Kamis (28/4/2022) kemarin mengatakan, militer Kanada sedang melatih pasukan Ukraina untuk menggunakan artileri howitzer. Amerika Serikat sebelumnya telah melatih sejumlah kecil pasukan Ukraina untuk menggunakan howitzer dan beberapa sistem senjata lainnya. Namun Anand tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai lokasi pelatihan pasukan Ukraina tersebut. Dilansir dari Reuters.com, para pemimpin AS, Inggris dan Kanada pada pekan lalu berjanji untuk mengirim lebih banyak persenjataan artileri ke Ukraina, untuk bertahan menghadapi serangan Rusia ke negara itu.

Sebelumnya AS pada 13 April lalu telah mengumumkan bantuan sebesar 800 juta dolar AS, untuk peralatan militer Ukraina, termasuk sistem artileri, peluru artileri, pengangkut personel lapis baja dan kapal pertahanan pantai tak berawak. Bantuan ini memperluas cakupan material yang dikirim ke Ukraina dengan memasukkan jenis alat berat baru. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kepada anggota parlemen Inggris bahwa Ukraina membutuhkan bantuan lebih banyak artileri.

“Ini akan menjadi konflik artileri, mereka membutuhkan dukungan dengan lebih banyak artileri, itulah yang akan kami berikan kepada mereka, di samping banyak bentuk dukungan lainnya.” ujar Johnson. Sedangkan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan Kanada akan mengirim artileri berat untuk Ukraina. Untuk menindaklanjuti janji Trudeau, Kementerian Pertahanan Kanada telah mengirimkan sejumlah howitzer M777 dan amunisi terkait ke pasukan Ukraina, dan sedang menyelesaikan kontrak untuk kendaraan lapis baja yang akan dikirim ke Ukraina sesegera mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *